in

Cara Investasi Saham Tanpa Analisa Fundamental Detail Ala Tommy Yu JSXPRO

Analisa Fundamental Sederhana Bagi Pemula

Photo by Lorenzo from Pexels

Sebagaimana yang pernah dibahas oleh Tommy Yu di channel youtube JSXpro, Tommy Yu akan membagikan topic yang cukup menarik tentang bagaimana kita memilih investasi saham, saham yang layak untuk di invest jangka panjang dengan cara paling sederhana.

Benar sekali bahwa jika ingin berinvestasi di saham kita harus mengetahui dan pintar analisa fundamental, tetapi tidak selalu demikian karena terdapat beberapa cara yang bisa kita lakukan di era yang cukup canggih seperti hari ini, kita tidak perlu mengetahui cara analisa fundamental secara mendetail. lewat channel Youtube Tommy Yu menunjukan bagaimana cara simple dan sederhana membeli saham tanpa melakukan analisa fundamental secara mendetail terlebih dahulu, kita bisa memilih saham-saham unggulan yang bisa kita jadikan investasi saham jangka panjang, sehingga semua orang bisa menerapkannya.

Mengenal IDX LQ 45

Sebelum kita membahas cara sederhana membeli saham tanpa analisa fundamental, terlebih dahulu kita akan membahas IDX LQ45, di bursa kita kenal selain Idx Composite / IHSG ada satu Idx yang cukup terkenal yaitu IDX LQ45, maksudnya LQ45 adalah terdapat 45 saham yang dipilih oleh Bursa atau biasanya disebut orang sebagai saham BlueChip, LQ adalah singkatan dari Liquid adalah kumpulan saham-saham yang memenuhi kriteria tertentu yang ditetapkan oleh bursa sehingga masuk dalam daftar LQ45. Sebagaimana data dari idx.co.id_ berikut kriteria saham

  1. Pemilihan awal Top 60 saham dengan nilai transaksi rata-rata terbesar dalam 12 bulan
  2. Dari 60 saham tsb; 45 dipilih secara tertimbang dengan kriteria transaction value, market capitalization, trading day number, dan transaction frequency pada regular market selama 12 bulan terakhir.
  3. Saham termasuk dalam IHSG composite index.
  4. Terdaftar di bursa dalam 3 bulan terakhir.
  5. Saham harus memiliki kondisi finansial yang baik, memiliki prospek bertumbuh dan memiliki frekuensi transaksi tinggi pada pasar regular.

Sehingga bagi kita yang belum memiliki ilmu detail fundamental analisis, kita bisa memanfaatkan Idx LQ45 tersebut untuk membantu kita dalam memilih saham.

Baca Juga: Satu Lagi Cara Mendaftar Akun Rekening IndoPremier untuk Investasi Saham atau Reksadana

Cara Download IDX LQ45

Kita bisa mendownload Laporan IDX LQ45 di idx.co.id, kita membuka web tersebut klik data pasar lalu klik ringkasan performa perusahaan LQ45

Lalu kita bisa mendownload laporan, laporan LQ45 biasanya akan diperbaharui selama 6 bulan sekali, kita bisa unduh file yang terbaru.

Kita bisa lihat di laporan LQ45 saham saham pilihan lengkap mulai dari profil perusahaan, laporan keuangan secara ringkas, laporan historical, dividend, graphic chart, aktivitas trading, serta laporan keuangan pada halaman terakhir.

Cara Membaca IDX LQ45

Yang perlu kita perhatikan adalah laporan keuangan, kita bisa lihat Balance Sheet, Income statements, ratio.

Yang kita perhatikan adalah laporan keuangan, khususnya di table.

Jika kita bingung menganalisa laporan keuangan, ada cara yang paling mudah, kita focus pada grafik sebelah kanan, kita lihat grafik total revenue atau omset dan grafik profit for the periode.

Kita ambil contoh pada tahun 2014 total revenue tinggi tapi profit for the periode rendah, saran saham seperti ini jangan dijadikan pilihan investasi saham jangka panjang, kita harus pilih yang lain terlebih dahulu.

Baca Juga: Pengalaman Pertama Mudahnya Cara Mendaftar Online Indopremier untuk Beli Saham dan Reksadana

Cari perusahaan yang total revenue dan profit yang dihasilkan setiap tahunnya mengalami kenaikan, sebagaimana contoh

Perusahaan yang bagus adalah perusahaan yang menghasilkan revenue dan profi selalu naik, jadi saran pilih investasi saham perusahaan yang dalam kurun 5 tahun mengalami kenaikan prodit maupun revenue.

Untuk lebih jelas, kita bisa melihat video Cara Investasi Saham Tanpa Analisa Fundamental Detail Ala Tommy Yu JSXPRO

What do you think?

0 points
Upvote Downvote

Written by yobendotid

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Loading…

0

Comments

0 comments

Belajar dari Inovasi Apple – Design Thinking and Innovation